Selasa, 05 Februari 2013

Senandung Te Pe El


Salam pramuka
Sahabatku, adik-adik calon TPL yang zuppper

2 tahun sudah dharma baktiku kubaktikan, mungkin itu semua belumlah cukup untuk menebus semua kebaikan pemerintah yang memberikan kesempatan mengecap manis asinnya dunia persilatan TPL. Mungkin ini hanya cukilan kecil dari remah-remah memoar yang sungguh biasa di luar itu.3 tahun pendidikan plus bonus 2 tahun untuk menebus ijazah adalah suatu fase dimana banyak momen-momen zuper terjadi. Pertama kali saya mendapat surat kelulusan menjadi program beasiswa TPL, awak tak tahu TPL itu apa....entah tiada bayangan terlintas apa itu TPL...sikat sajalah yang penting kuliah gratis...tar dapat uang pulak..siapa tahu bonus jadi PNS di belakangnya. Xixixixi....(Hayooo...jujur saja...menjadi PNS pastilah menjadi salah satu keinginan adik-adik semua masuk TPL kan???)he3xxx....

3 tahun di kumpulkan dengan teman-teman eksotik  dari seluruh pelosok negeri....ada yg unik, ada yg ajaib, bahkan ada yg menyebalkan....wah rasanya sungguh bahagia dipersatukan dengan semua utusan-utusan daerah yang unik unik dan tidak dijual di toko itu.3 tahun bergelut dengan buku dan semua tetek bengek dunia perkampusan tentulah sudah bisa menyatukan kalian semua menjadi satu keluarga...satu keluarga dirantau yang senasib sepenanggungan.Kalaupun kalian gak bisa menjadi keluarga TPL yang kompak, rugilah besarlah kalian nanti. Karena bagi saya kenangan  paling berharga dan paling dirindukan selama menjadi TPL ialah diberikan kesempatan menjadi keluarga besar TPL yang sangat solid dan eksotik dan tentu tak melupakan jasa Kementerian lainnya yang sudah bisa memberikan kesempatan bagi saya buat kredit motor :p..setelah berpisah dan kembali ke daerah masing2 barulah terasa rasa kehilangan yang teramat sangat itu. Biasanya makan ikan asin, orek tempe bareng-bareng, ngorok n molor di kosan bareng, sekarang kebersamaan itu menguap bersamaan dengan berjalannya waktu.Jadi bagi sekarang yang masih diberikan waktu bersama menjalani kisah cinta dan dll di kampus masing2....nikmatilah selagi bisa
Setelah wisuda apa yang terjadi??

Tips Berburu Modal Untuk IKM

Tanpa banyak a i u e o....mari kita menuju tkp untuk mendapatkan top secretnya

Klik disini untuk download materinya !!!

Selasa, 17 Juli 2012

Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan IKM Tahun 2012


Saat ini Industri Kecil dan Menengah (IKM) dihadapkan pada rendahnya daya saing industri yang disebabkan penggunaan mesin dan/atau peralatan yang masih sederhana, berakibat pada rendahnya produktivitas dan kualitas produk. Keterbatasan modal untuk investasi mesin dan/atau peralatan produksi baru menjadi kendala utama bagi IKM termasuk kurangnya akses modal tersebut.
Dalam rangka mendorong peningkatan daya saing IKM, maka Kementerian Perindustrian dipandang perlu melaksanakan program restrukturisasi mesin/peralatan bagi IKM melalui fasilitasi investasi mesin/peralatan yang lebih baru dan modern. Restrukturisasi mesin/peralatan pada dasarnya adalah pemberian potongan harga dari Pemerintah c.q. Kementerian Perindustrian kepada IKM yang telah terbukti melakukan pembelian Mesin dan/atau Peralatan baru (bukan bekas).

Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan IKM yang telah diluncurkan sejak tahun 2009 disambut positif oleh IKM. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah pemohon/peserta untuk program tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut maka Kementerian Perindustrian memutuskan untuk melanjutkan program tersebut pada TA 2012. Pada 3 (tiga) tahun pertama program ini dikhususkan untuk IKM sub-sektor Testil dan Produk Tesktil (TPT) dan Kulit dan Produk Kulit (KPK), atas dasar analisis kebutuhan dari para pelaku usaha dan asosiasi IKM maka pada tahun 2012, selain sektor TPT dan KPK juga dibuka untuk sub-sektor IKM Makanan Ringan, Kosmetik, Jamu, Furnitur, Logam, Elektronika dan Telematika (Industri Komponen). Read More...

Jumat, 13 Juli 2012

Seni Mengkritik Tanpa Menyakiti


Memberi Kritik dengan Manis

Jika kita tahu bagaimana rasanya mendapat kritik pedas, maka pandangan kita tentu akan berubah dalam hal memberi koreksi negatif kepada seseorang. Kalau kita enggan bergaul dengan orang yang suka mengkritik dan cenderung menghakimi maka tentu orang lain pun akan punya sikap yang sama bila kita juga suka memberi kritik yang tak adil.
Seseorang yang mendapat kritik negatif bisa merasa down dan emosi atau terbentuk semakin matang tergantung pada kemampuannya dalam meresponnya. Namun seseorang juga bisa menghancurkan semangat atau membina orang lain semakin dewasa tergantung pada kemampuannya dalam memberi kritik. Setiap orang pernah mendapat atau memberi kritik. Maka mempelajari seni merespon dan memberi kritik dengan manis agar tetap bisa menjalin dan membina hubungan tetap harmonis perlu.
Tidak tertutup kemungkinan di saat-saat tertentu koreksi harus diberikan. Itu bisa dilakukan tanpa harus konfrontasi frontal yang bisa merusak hubungan. Kritik yang dilontarkan tanpa sikap hati-hati, destruktif, bukan hanya akan merusak hubungan tapi juga kepribadian pengkritik serta orang yang dikritik. Hendaknya, kalau memang harus mengkritik, tidak dilandasi sikap emosi dan perasaan subyektif.
Beberapa orang berkata yang dibutuhkan sekarang adalah cheerleader, pemanduk sorak. Sudah cukup banyak pengkritik di dunia. Akan tetapi di saat-saat tertentu koreksi sangat dibutuhkan. Maka kritik itu bisa dibungkus dalam kata-kata dan dorongan positif. Yang perlu diperhatikan pertama-tama sebelum memberi kritik adalah orang yang dikritik itu harus dihargai, apa adanya, segala usaha yang telah ia lakukan serta progresnya sejauh ini.